Nama : Dian Margaret Saragih
NIM : 705140057
HARDINESS, HARGA DIRI, DUKUNGAN SOSIAL DAN DEPRESI PADA REMAJA PENYINTAS BENCANA DI YOGYAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara tipe kepribadian tangguh, harga diri dan dukungan social dengan depresi pada remaja penyintasbencana. Populasi penelitian adalah siswa SMP, sedangkan sampe adalah 149 siwa SMPN 2 Bantul Yogyakarta yang berusia 13-15 tahun. Metode pengumpulan data menggunakan Skala Kepribadian Tangguh, Skala Harga Driri, Skala Dukungan Sosial. Metode analisis data menggunakan analisis regresi ganda dan kolerasi parsial. Hasil analisis regresi ganda menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kepribadian tangguh, harga diri, dukungan social dengan depresi, dengan koefisien kolerasi.
Metode Penelitian
Subjek penelitian adalah remaja penyintas bencana gempa bumi di Yogyakarta yang berusia antara 13-15 tahun. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah convenience sampling, artinya pemilihan sekelompok subjek yang di pilih, telah ditentukan dan mudah di dapat sebelumnya, dengan peertimbangan sampel yang dipilih cocok dengan tujuan penelitian tanpa membutuhkan biaya dan waktu untuk memilih suatu sampel secara acak.
Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala. Metode ini digunakan mengingat variable-variabel yang disertakan dalam penelitian ini yaitu kepribadian tangguh, harga diri, dukungan social dan sepresi dapat diungkap dengan baik melalui metode skala. Metode ini didasarkan pada anggapan bahwa subjek adalah orang yang paling tahu tentang keadaan dirinya sendiri, dan bahwa apa yang dinyatakan oleh subjek kepada peneliti adalah benar dan dapat dipercaya, serta interprestsi subjek tentang pertanyaan-pertanyaan yang diajukan adalah sama dengan yang dimaksud oleh peniliti.
Skala kepribadian tangguh yang digunakan dalam penelitian ini. Skala ini akan diuji kembali validitas serta reliabilitasnya agar sesuai dengan kondisi subjek penelitian. Skala kepribadian tangguh ini disusberdasarkan iga aspek yaitu : 1) komitmen, yaitu kecenderungan untuk melibatkan diri ke dalam kegiatan apa pun yang dilakukan. 2) Kontrol, yaitu keyakinan bahwa mereka dapat mengontrol dan mempengaruhi kejadian yang dialaminya, dan 3) Tantangan, yaitu kecenderungan untuk memandang suatu perubahan dalam hidupnya sebagai sesuatu yang wajar dan bukan sebagai suatu ancaman. Metode yang digunakan dalam penyusunan skala epribadian tangguh adalah Likert.
Skala harga diri yang akan dipergunakan dalam penelitian ini merupakan self Esteem Inventory (SEI) bentuk panjang dari Coopersmith yang telah dimodifikasi oleh Eryunanti dan pernah dipergunakan untuk mengukur harga diri subjek yang juga berada pada masa remaja. SEI disusun menurut aspek-aspek sebagai berikut: 1) Pengabaian atau keberartian diri, yaitu, peminilaian individu terhadap keberartiannya: 2) Kepemimpinan-prestasi, meliputi kemampuan untuk mengontrol diri sendiri, mengendalikan dan mempengaruhi orang lain, mengorganisasi satu kelompok dengan maksud untuk mencapai tujuan, dan kemampuan melakukan inisiatif dengan baik, serta kemampuan atau performandi untuk mencapai prestasi: 3) orangtua-keluarga yaitu keberanian diri yang di dapatkan dalam hubungan antara orang tua dan anak serta keluarga: 4) Asertivitas, yaitu kemampuan untuk menyatakan keinginan, perasaan, dan keyakinan secara langsusng, jujur, dan dengan cara yang tepat tanpa mengabaikan hak orang lain.
Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Regresi Ganda yang dilanjutkan dengan Kolerasi Parsial dengan pertimbangan penelitian ini inigin mengetahui hubungan antara kepribadian tangguh, harga diri dan dukungan social dengan depresi, serta hubungan masing-masing variabel bebas.
Hasil dan Pembahasan
Setelah dilakukan analisis regresi ganda data selanjutnya dilakukan analisis dengan menggunakan teknik kolerasi parsial untuk mengetahui hubungan masing-masing variabel bebas. Artinya, semakin tinggi kepribadian tangguh, harga diri dan dukungan social yang dimiliki remaja penyintas bencana maka semakin rendah depresi yang dimilikinya.
Hasil penelitian ini dapatdiketahui bahwa setelah diuji dengan menggunakan analisis kolerasi parsial. Artinya, semakin tinggi harga diri remaja penyintas bencana maka semakin rendah depresi yang dimilikinya. Subjek dengan harga diri yang tinggi juga lebih cepat kembali ke aktivitas normal seperti saat belum serangan terjadi.
Berdasarkan data yang ada dapat dilihat bahwa dukungan social remaja yang menjadi subjek penelitian tergolong tinggi. Hal ini dapat dijelaskan dari factor social budaya tempat remaja tersebut tinggal yaitu di daerah Bantul dengan nilai-nilai ketimuran seperti kerjasama dan saling tolong menolong antar sesame masih dijunjung tinggi.
Simpulan.
Bedasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kepribadian tangguh, harga diri dan dukungan social dengan depresi. Hasil analisis kolerasi parsial menunjukan bahwa: 1) Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kepribadian tangguh dengan depresi, dengan mengontrol harga diri da dukungan social: 2) Terdapat hubungan negative yang sangat signifikan antara harga diri dengan depresi dengan mengontrol kepribadian tangguh dan dukungan social: 3) Tidak terdapat hubungan antara dukungan social dengan depresi dengan mengontrol kepribadian tangguh dan harga diri.
Sabtu, 20 September 2014
Nama : Dian Margaret Saragih NIM : 705140057
23.50
3 comments
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






Blognya bagus, tapi kurang space aja nih dian. Jadi bacanya kurang enak, tapi materinya udah lengkap. Nilainya 81 ;)
BalasHapuslengkap postingannyaa! 85 buat diaann
BalasHapusReal Good sist ;)
BalasHapussaya kasih kamu nilai (kamu tulis aja deh sesuka hati kamu) {karena sakin bagusnya :d}