Pertemuan I
Pengertian dan Defenisi Filsafat
Etimologi ‘filsafat’: artinya kekasih/sahabat, dan (sophia) artinya kebijaksanaan/kearifan/ pengetahuan. Philosophia berarti mencintai kebijaksanaan/sahabat pengetahuan.
Pra-Sokratik: Filsafat adalah ilmu yang berupaya memahami hakikat alam dan realitas dengan mengandalkan akal budi.
Plato: Filsafat adalah ilmu pengetahuan yang berusaha meraih kebenaran asli dan murni.
Aristoteles: Filsafat adalah ilmu pengetahuan yang senantiasa mencari prinsip dan penyebab realitas yang ada.
Defenisi filsafat
Rene Descartes, Filsuf Prancis: Filsafat adalah himpunan dari segala pengetahuan yang pangkal penyelidikannya adalah Tuhan, alam dan manusia.
William James, filsuf Amerika: Filsafat adalah suatu upaya luar biasa hebat untuk berpikir yang jelas dan terang.
Empat Hal yang Melahirkan Filsafat:
• Kekaguman/Keheranan: Aristoteles (Metafisika): Karena kekaguman manusia mulai berfilsafat.
Kekaguman punya dua hal penting: ada yang kagum dan sesuatu yang mengagumkan.
• Ketidakpuasan: Sebelum filsafat lahir, mitos berperanan besar.
Ratio meninggalkan mitos, dan lahirlah filsafat yang mencakup seluruh ilmu pengetahuan.
• Hasrat Bertanya: Kekaguman melahirkan pertanyaan tak kunjung habis. Pertanyaan membuat manusia melakukan pengamatan.
Pertanyaan mengarah pada dasar dan hakikatnya, yang menjadi ciri khas filsafat.
• Keraguan (aporia): Manusia bertanya karena masih meragukan kebenaran dari apa yang diketahuinya.
Keraguan merangsang manusia untuk selalu bertanya, yang kemudian menggiring manusia berfilsafat.
Sifat Dasar Filsafat
* Berpikir radikal: berpikir mendalam untuk mencapai akar permasalahan dan memperjelas realitas.
* Mencari asas: berupaya menemukan asas paling hakiki dari segala sesuatu.
* Memburu kebenaran: bisa dipersoalkan kembali demi meraih kebenaran yang lebih pasti.
* Mencari kejelasan: untuk menghilangkan keraguan, guna meraih kejelasan intelektual.
* Berpikir rasional: dengan ciri-ciri logis, sistematis dan kritis.
Kegunaan Filsafat
- Bagi ilmu pengetahuan: Filsafat sebagai induk ilmu pengetahuan, telah melahirkan, merawat dan mendewasakan ilmu pengetahuan.
- Bagi kehidupan praktis: filsafat membantu manusia memahami apa arti.
KELAHIRAN FILSAFAT YUNANI
Tiga factor yang mempersiapkan lahirnya filsafat:
1) Keberadaan mitologi: melalui mitos manusia mencari keterangan tentang asal usul alam semesta dan kejadian dunia. Ada mitos kosmogonis (asal usul alam) dan mitos kosmologis (sifat kejadian alam semesta)
2) Kesusastraan Yunani berupa amsal, teka-teki, dongeng digunakan sebagai buku pendidikan rakyat.
3) Pengaruh ilmu pengetahuan dari Timur Kuno.
Sejarah filsafat Yunani dan kelahiran filsafat
Pemikiran Yunani merupakan batu bangunan untuk kultur modern.
Pemikiran ilmiah adalah temuan Yunani.
Filsafat Yunani kuno punya posisi istimewa karena disitu ditemukan kelahiran filsafat.
Ilmu sejarah mengalami kesulitan terhadap filsafat Yunani kuno, karena kurangnya sumber tertulis pemikiran filsuf.
Sumber: Power point KBK Filsafat
By : Dian Margaret Sragih - (705140057)






0 komentar:
Posting Komentar